Pemerintah Kabupaten Raja Ampat yang di fasilitasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Raja Ampat menggelar Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang secara resmi dibuka oleh Bupati Raja Ampat Orideko I Burdam dan didampingi oleh Wakil Bupati Raja Ampat Mansyur Syahdan. Selain itu juga berkesempatan hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Raja Ampat, Staf Ahli, Asisten, Komandan Kodim serta Tim Penilai dan Assessor Uji Kompetensi.
Kegiatan yang bertempat di Gedung Assessment Center Kabupaten Raja Ampat ini diikuti oleh 22 peserta yang merupakan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dimana nantinya dari hasil Uji Kompetensi ini dapat menseleksi dan melahirkan pemimpin daerah yang berintegritas serta kompeten di bidangnya.
Pada kesempatan ini juga Bupati Raja Ampat menyampaikan pada sambutannya bahwa “Pelaksanaan Uji Kompetensi merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi yang dijalankan secara konsisten oleh pemerintah daerah, dan Raja Ampat dengan segala keunikan dan tantangan geografisnya memerlukan pemimpin yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi, visi yang jelas, serta komitmen kuat untuk melayani masyarakat”.
Apresiasi tinggi juga diberikan oleh Bupati Orideko I Burdam kepada seluruh peserta yang mengikuti proses uji kompetensi dengan semangat dan tanggung jawab, serta berpesan agar setiap tahapan dijalani secara profesional dan jujur. Ia juga menegaskan kepada assessor pentingnya menjaga objektivitas dalam memberikan hasil penilaian.
Uji Kompetensi ini melibatkan tim penguji yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Raja Ampat Yusuf Salim dengan anggota Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) Muhammad Ali, Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong (Unimuda) Rustamadji, Asisten III Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya Atika Rafika, dan perwakilan masyarakat Arthemas Mambrisauw.
Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim Penguji menerangkan bahwa setiap pejabat bisa mengajukan diri untuk jabatan yang diminati. Misalnya ada pejabat yang ingin menduduki Jabatan Kepala BKPSDM maka pejabat tersebut harus membuat karya tulis berupa makalah terkait dinas yang diminati yang nantinya akan menjadi pertimbangan Tim Penguji.
